Kesempatan kali ini saya akan share pengalaman ane di dunia forex. jujur saya belajar forex secara otodidak. pertama kali saya mendengar kata forex dari kakak keponakan saya yang lebih dulu terjun di dunia forex. agak asing sebenarnya saat saya pertama kali mendengar kata forex. tapi karena rasa penasaran sekaligus rasa keisengan saya. saya coba mencari tau via internet. setelah lambat laun mempelajari tentang apa itu yang namanya forex. akhirnya rasa keingin ikut sertaan saya muncul.
Kala itu saya langsung datang kerumah kakak keponakan saya. yang kebetulan sedang mengamati garis garis warna warni di komputernya. saya coba bertanya "sedang apa", lalu kakak keponakan saya menjawab "lagi lihat market". dari kata market itu pun saya langsung bisa menebak, pasti sedang lihat forex. kala itu saya mencoba mengamati kakak keponkan saya tersebut. setelah agak lama mengamati saya berani mengambil kesimpulan untuk ikut terjun langsung di dunia forex.
Kakak keponakan saya belajar forex juga dengan cara otodidak. jadi kami berdua belajar forex saat itu murni tanpa bimbingan seorang master atau guru forex. setelah saya berhasil membua akun demo, saya mencoba memperagakan cara bertransaksi di dalam trading forex tersebut. saat itu saya ingat saat saya menggunakan akun demo saya saya open BUY dan menyentuh garis take profit sebanyak 8 pips/point. saat itu saya langsung merasa senang dan percaya kalau trading forex itu tak terlalu sulit sperti yang dikatakan orang. setelah bosan menggunakan akun demo. kakak keponakan saya menganjurkan saya untuk mendaftar di salah satu broker yang memberi wellcome bonus sebesar $5. setelah melakukan verifikasi data diri akhirnya saya mendapatkan bonus $5 tersebut. tanpa ragu lagi saya mencoba melakukan trading dengan akun saya tersebut. dan anda tau hasilnya???? ternyata setelah saya merasa percaya diri dengan hasil dari akun demo yang saya dapatkan. hasil memuaskan itu tak diikuti oleh akun real saya. dan hasilnya loss 85% dari modal bonus $5 pertama saya. saat itu saya belum menyerah, saya meminjam data pribadi kakak saya untuk verifikasi agar mendapatkan bonus $5 lagi. dan setelah saya mendapatkan bonus tersebut untuk kedua kalinya. hasil loss pun saya dapatkan untuk kedua kalinya. saat itu juga saya berfikir kenapa saya kehilangan modal bonus saya? bahkan dua kali saya harus menerimanya. ternyata saya sudah menemukan jawabanya.
Kala itu saya langsung datang kerumah kakak keponakan saya. yang kebetulan sedang mengamati garis garis warna warni di komputernya. saya coba bertanya "sedang apa", lalu kakak keponakan saya menjawab "lagi lihat market". dari kata market itu pun saya langsung bisa menebak, pasti sedang lihat forex. kala itu saya mencoba mengamati kakak keponkan saya tersebut. setelah agak lama mengamati saya berani mengambil kesimpulan untuk ikut terjun langsung di dunia forex.
Kakak keponakan saya belajar forex juga dengan cara otodidak. jadi kami berdua belajar forex saat itu murni tanpa bimbingan seorang master atau guru forex. setelah saya berhasil membua akun demo, saya mencoba memperagakan cara bertransaksi di dalam trading forex tersebut. saat itu saya ingat saat saya menggunakan akun demo saya saya open BUY dan menyentuh garis take profit sebanyak 8 pips/point. saat itu saya langsung merasa senang dan percaya kalau trading forex itu tak terlalu sulit sperti yang dikatakan orang. setelah bosan menggunakan akun demo. kakak keponakan saya menganjurkan saya untuk mendaftar di salah satu broker yang memberi wellcome bonus sebesar $5. setelah melakukan verifikasi data diri akhirnya saya mendapatkan bonus $5 tersebut. tanpa ragu lagi saya mencoba melakukan trading dengan akun saya tersebut. dan anda tau hasilnya???? ternyata setelah saya merasa percaya diri dengan hasil dari akun demo yang saya dapatkan. hasil memuaskan itu tak diikuti oleh akun real saya. dan hasilnya loss 85% dari modal bonus $5 pertama saya. saat itu saya belum menyerah, saya meminjam data pribadi kakak saya untuk verifikasi agar mendapatkan bonus $5 lagi. dan setelah saya mendapatkan bonus tersebut untuk kedua kalinya. hasil loss pun saya dapatkan untuk kedua kalinya. saat itu juga saya berfikir kenapa saya kehilangan modal bonus saya? bahkan dua kali saya harus menerimanya. ternyata saya sudah menemukan jawabanya.
" demo akun tak memberi anda tekanan"
"ketahuilah tekanan bisa mempengaruhi trading anda"
Dari situ saya pahami. ternyata dana bonus real yang saya dapatkan. bisa memberi saya tekanan psikologis dalam trading. mulai saat itu saya menyadari. betapa pentingnya mengatur emosi saat melakukan trading. sekian dulu, saya lanjutkan di kesempatan berikutnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar